Markaz Arabiyah: Lembaga Kursus Bahasa Arab Pertama yang Merekonstruksi Kurikulum dengan Standarisasi IMTA’

Malang — Markaz Arabiyah mengambil langkah besar dalam dunia pembelajaran bahasa Arab di Indonesia dengan merekonstruksi kurikulum pembelajarannya. Lembaga kursus ini kini mengacu pada IMTA’, kerangka acuan global untuk pengajaran bahasa Arab. Proses rekonstruksi tersebut dibimbing langsung oleh Prof. Dr. Mamluatul Hasanah, S.Ag., M.Pd. selaku supervisor dan dilaksanakan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Langkah ini menjadikan Markaz Arabiyah sebagai lembaga kursus bahasa Arab pertama di Indonesia yang menyelaraskan kurikulumnya dengan standar IMTA’.

Mengenal IMTA’

IMTA’ (Al-Iṭār al-Marji’ī li-Ta’līm al-Lughah al-‘Arabiyyah / إمتاع – الإطار المرجعي لتعليم اللغة العربية) adalah kerangka acuan standar rujukan global untuk pengajaran dan pembelajaran bahasa Arab.

Fungsinya mirip dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) pada bahasa Inggris atau bahasa Eropa lainnya. Bedanya, IMTA’ dirancang khusus untuk mengukur tingkat kemahiran, menyusun kurikulum, dan mengevaluasi kemampuan bahasa Arab. Dalam standarisasi ini, pembelajaran juga diintegrasikan dengan pengenalan budaya Arab, sehingga peserta didik tidak hanya mempelajari bahasa, tetapi juga memahami konteks budayanya secara mendalam.

5 Tujuan Rekonstruksi Kurikulum Markaz Arabiyah

Rekonstruksi kurikulum Markaz Arabiyah mencakup lima tujuan utama:

  1. Pemetaan Target Input: Mengklasifikasikan level pembelajaran mulai dari Tahyiah al-Lughawiyyah, Kifayah, Tamayuz, hingga Fashahah sebagai tingkatan tertinggi.

  2. Optimalisasi Bahan Ajar: Mengecek kembali malzamah (bahan ajar) dan merapikan siklus pembelajaran agar lebih efektif.

  3. Penyeragaman Alur Mengajar: Menyamakan metode dan alur mengajar para asatidz agar standar pengajaran konsisten di semua kelas.

  4. Penyesuaian Penugasan: Memberikan tugas kepada para santri yang disesuaikan secara spesifik dengan level masing-masing.

  5. Integrasi Multiple Intelligences: Menggabungkan kecerdasan majemuk sebagai karakter khas Markaz Arabiyah sekaligus bagian dari standarisasi IMTA’.

Harapan ke Depan

Dengan penerapan kurikulum berbasis IMTA’, Markaz Arabiyah berharap mampu mencetak pembelajar bahasa Arab yang memiliki kemahiran terukur dan berstandar global. Langkah inovatif ini juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi berbagai lembaga kursus bahasa Arab lainnya di Indonesia.

Scroll to Top